Check out the Latest Articles:

Rabu, 20 April 2011

11. RAHULA SUTTA : Sang Buddha merekomendasikan kehidupan pertapa kepada putranya, Rahula

11. RAHULA SUTTA

Rahula
Sang Buddha merekomendasikan kehidupan pertapa kepada putranya, Rahula

Sang Buddha:
1. Dengan selalu hidup bersama orang bijaksana, apakah kau tidak menghinanya? Apakah pemegang obor kemanusiaan kau hormati? (335)

Rahula:
2. Saya tidak menghina orang bijaksana dengan selalu hidup bersamanya. Pemegang obor kemanusiaan selalu saya hormati. (336)

Sang Buddha:
3. Dengan meninggalkan lima kesenangan indera yang menggoda dan menyenangkan bagi pikiran, dengan meninggalkan kehidupan berumah tangga karena keyakinan, jadilah manusia yang mengakhiri penderitaan. (337)
4. Bergaullah dengan kawan-kawan yang baik; tinggallah di tempat terpencil, yang jauh dan sunyi. Makanlah secukupnya. (338)
5. Jangan menginginkan hal-hal ini: jubah, makanan, obat-obatan dan tempat tinggal. Janganlah menjadi manusia yang kembali ke dunia. (339)
6. Kendalikanlah diri sesuai dengan Kode disiplin. Kendalikanlah kelima indera. Selalulah waspada terhadap tubuh dan teruslah mengembangkan keadaan tanpa-nafsu. (340)
7. Hindarilah hal-hal yang berhubungan dengan nafsu. Kembangkanlah pikiran yang terkonsentrasi dan yang tidak tergoda oleh ketidakmurnian tubuh. (341)
8. Bermeditasilah dengan obyek Tanpa-tanda [Nibbana]. Tinggalkanlah kecenderungan egoisme. Dengan mengakhiri egoisme semacam itu, engkau akan hidup dengan tenang. (342)

Demikian Sang Buddha senantiasa menasehati Bhikkhu Rahula lewat syair-syair itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar