Check out the Latest Articles:

Sabtu, 16 April 2011

LAKKHANA SUTTA ; DIGAHA NIKAYA (1)

LAKKHANA SUTTA ; DIGAHA NIKAYA

Tanda Tanda Manusia Luar Biasa

DEMIKIAN YANG KU DENGAR.
Suatu ketika, Sang Bhagava sedang menetap di Savathi, di Jetavana, di Taman Anathapindika, “ Para Bhikkhu “ Beliau berkata, dan para bhikkhu menjawab, “ Bhagava,”
Sang Bhagava berkata, “ Para bhikkhu, ada tiga puluh dua tanda-tanda yang menjadi ciri khas seorang Manusia Luar Biasa, dan bagi Manusia Luar Biasa itu yang memiliki tanda-tanda ini, hanya dua karir yang terbuka. Jika ia menjalani kehidupan rumah tangga, ia akan menjadi raja, seorang Raja Pemutar Roda hukum keadilan, penakluk empat penjuru, yang telah mengukuhkan keamanan di wilayahnya dan memiliki tujuh pusaka, yaitu ; Pusaka Roda, Pusaka Gajah, Pusaka Kuda, Pusaka Permata, Pusaka Perempuan, Pusaka Perumah tangga, dan yang ke tujuh, Pusaka Penasehat. Ia memiliki lebih dari seribu putra yang adalah pahlawan-pahlawan, berpostur kuat, penakluk bala tentara musuh. Ia berdiam setelah menaklukkan tanah yang disekellingi oleh lautan tanpa menggunakan tongkat atau pedang, melainkan hukum.
Tetapi jika ia meninggalkan kehidupan rumah tangga untuk menjalani kehidupan tanpa rumah, maka ia akan menjadi seorang Arahat, seorang Buddha yang mencapai Penerangan Sempurna, seorang yang menarik selubung dunia. “

“ Dan apakah tiga puluh dua tanda ini ? Beliau memiliki :
(1) Telapak kaki yang rata. Ini adalah satu dari tanda-tanda Manusia Luar Biasa,
(2) Di telapak kaki-Nya terdapat gambar roda-roda dengan seribu jeruji, lengkap dengan lingkar dan sumbunya.
(3) Tumit-Nya menonjol.
(4) memiliki jari-jemari tangan dan kaki yang panjang.
(5) Memiliki tangan dan kaki yang lunak dan lembut.
(6)Tangan dan kaki-Nya menyerupai jaring.
(7) Pergelangan kaki-Nya agak lebih tinggi.
(8) Kaki-Nya menyerupai kaki rusa.
(9) Berdiri tanpa membungkuk, Beliau dapat menyentuh lutut-Nya dgn tangan-Nya.
(10) Alat kelamin-Nya terselubung.
(11) Kulit-Nya cerah berwarna keemasan.
(12) Kulit-Nya sangat halus dan licin, sehingga tidak ada debu yang menempel.
(13) Bulu-bulu badan-Nya berpisah, satu untuk masing-masing pori.
(14) Bulu-bulu badan-Nya tumbuh ke atas, hitam kebiruan bagaikan callyrium (yang digunakan sebagai kosmetik) tumbuh bergelung ke arah kanan.
(15) Tubuh-Nya tegak.
(16) Memiliki tujuh bagian yang menggembung/berotot.
(17) Bagian depan tubuh-Nya bagaikan bagian depan tubuh singa.
(18) Tidak ada cekungan antara bahu-bahu-Nya.
(19) Tubuh-Nya proporsional bagaikan pohon banyan: tinggi badan-Nya sama dengan panjang rentangan tangan-Nya.
(20) Dada-Nya bundar.
(21) Memiliki indria pengecap yang sempurna.
(22) Rahang-Nya seperti rahang singa.
(23) Memiliki empat puluh gigi.
(24) Gigi-Nya rata.
(25) Tidak ada celah antara gigi-Nya.
(26) Gigi putih-Nya putih cemerlang.
(27) Lidah-Nya sangat panjang.
(28) Memiliki suara menyerupai Brahma, seperti suara burung karavika.
(29) Mata-Nya biru dalam.
(30) Bulu mata-Nya menyerupai bulu mata sapi.
(31) Rambut di antara alis mata-Nya berwarna putih dan lembut seperti kapas.
(32) Kepala-Nya menyerupai serban kerajaan.
Ini adalah satu dari tanda-tanda Manusia Luar Biasa.

“ Ini, para bhikkhu, adalah tiga puluh dua tanda yang menjadi ciri khas Manusia Luar Biasa, dan bagi Manusia Luar Biasa itu, yang memiliki tanda-tanda ini, hanya dua karir yang terbuka. Dan para bijaksana dari kelompok lain mengetahui tiga puluh dua tanda ini, tetapi mereka tidak mengetahui alasan kamma bagaimana mendapatkan tanda-tanda ini. “

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang manapun juga, keberadaan masa lampau, atau tempat tinggal masa lampau Sang Tathagata, karena terlahir sebagai manusia, melakukan perbuatan-perbuatan besar yang bertujuan baik , tidak tergoyahkan dalam perbuatan baik melalui jasmani, ucapan, dan pikiran, dalam kedermawanan, disiplin diri, pelaksanaan hari- Uposatha, dalam menghormati orang tua, para petapa dan Brahmana dan pemimpin suku, dan dalam perbuatan baik lainnya, dengan melakukan kamma itu, menimbunnya, banyak dan berlimpah, saat hancurnya jasmani setelah kematian, Beliau terlahir kembali di alam bahagia,di alam surga, di mana Beliau memiliki melampaui para dewa lainnya dalam hal umur kehidupan, penampilan, kebahagiaan, kemegahan, pengaruh, dan dalam hal pemandangan-pemandangan, suara-suara, bau-bauan, rasa kecapan, dan kontak sentuhan surgawi. Meninggal dunia di alam sana dan terlahir di alam ini,Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini ;
(1) telapak kaki yang rata, sehingga Ia dapat menjejakkan kaki-Nya dengan rata di atas tanah, mengangkatnya dengan rata, dan menyentuh tanah dengan rata, dengan seluruh permukaan telapak kaki-Nya.

“ Karena memiliki tanda ini, jika Beliau menjalani kehidupan rumah tangga, Beliau akan menjadi raja pemutar roda …. Menaklukkan tanpa menggunakan tongkat atau pedang, melainkan dengan keadilan, Beliau memerintah daratan hingga batas lautan, daratan terbuka, tidak ada penjahat, bebas dari hutan, kuat, makmur, bahagia, dan bebas dari bahaya. Sebagai seorang rja, apakah keuntungannya ? Beliau tidak terganggu oleh musuh manusia atau mereka yang berniat jahat. Itulah keuntungannya sebagai penguasa. Dan jika Beliau meninggalkan ke duniawian dan menjalani kehidupan tanpa rumah, Beliau akan menjadi seorang Buddha yang mencapai Penerangan Sempurna… sebagai seorang Buddha, apakah keuntungannya ? Beliau tidak terganggu oleh musuh atau lawan apapun baik dari dalam maupun dari luar, dari keserakahan, kebencian, atau kebodohan, juga tidak dari para petapa atau Brahmana, dewa, mara, atau Brahma manapun, atau siapa pun di dunia ini. Ini adalah keuntungan sebagai seorang Buddha. “ Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

‘ Jujur, adil, jinak dan tenang.
Murni dan berbudi, menjalankan Uposatha,Dermawan,
Tidak mencelakai siapa pun, damai,
Ia melaksanakan tugas beratnya.
Dan pada akhirnya,ia pergi ke durga,
Berdiam dalam kegembiraan dan kebahagiaan,
Kembali dari sana ke alam manusia, kakinya
Dengan telapak yang rata menginjak tanah.
Para peramal berkumpul menyatakan ;
“ Baginya yang menginjak tanah dengan rata,
Tidak ada rintangan dapat menghalangi jalannya,
Jika ia menjalani kehidupan rumah tangga,
Atau jika ia meninggalkan keduniawian :
Dari Tanda ini terlihat jelas.
Bahwa sebagai seorang biasa, tidak ada musuh,
Tidak ada lawan dapat menghalangi di depannya.
Tidak ada kekuatan manusia yang dapat
Menghilangkan buah kamma-nya.
Atau jika ia memilih kehidupan tanpa rumah.
Cenderung meninggalkan keduniawian, dan jelas
Terlihat – ia akan menjadi raja di antara manusia,
Tanpa tandingan, tidak akan terlahir kembali.
Ini adalah hukum baginya ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga … Sang Tathagata, karena terlahir sebagai manusia, hidup demi kebahagiaan banyak makhluk, sebagai penghalau ketakutan dan terror, penyedia perlindungan dan naungan, dan menyediakan semua kebutuhan, dengan melakukan kamma itu,…terlahir kembali di alam bahagia, di alam surga… Meninggal dunia di alam sana dan terlahir kembali di ala mini, Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini :
(2) di telapak kaki-Nya terdapat gambar roda-roda dengan seribu jeruji, lengkap dengan lingkar dan sumbunya. “

“ Karena memiliki tanda ini, jika Beliau menjalani kehidupan rumah tangga, Beliau akan menjadi seorang raja pemutar roda …. Sebagai seorang raja, apakah keuntungannya ? Beliau memiliki banyak pengikut. Beliau dikelilingi oleh para perumah tangga, Brahmana, warga kota dan desa, penjaga harta, pengawal, penjaga pintu, para menteri, para raja pengikut, kepala-kepala daerah, dan para prajurit,. Itu adalah keuntungannya sebagai seorang penguasa. Dan jika Beliau meninggalkan keduniawian dan menjalani kehidupan tnapa rumah, Beliau akan menjadi seorang Buddha yang mencapai Penerangan Sempurna…. Sebagai seorang Buddha, apakah keuntungannya ? Beliau memiliki banyak pengikut ; Beliau dikelilingi oleh para bhikkhu, bhikkhuni, umat-umat awam laki-laki dan perempuan, para dewa dan manusia, asura, naga dan gandhabba. Ini adalah keuntungan sebagai Buddha. “ Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Seiring waktu-waktu yang berlalu,
Dalam kelahiran-kelahiran lampau,
Sebagai manusia, melakukan banyak kebajikan,
Menghalau ketakutan dan kepanikan,
Berkeinginan menjaga dan memberikan perlindungan,
Ia melaksanakan tugas beratnya,
Dan pada akhirnya ia pergi ke surga,
Berdiam dalam kegembiraan dan kebahagiaan,
Kembali dari sana kea lam manusia, kakinya
Terlihat memiliki tanda banyak roda,
Masing-masing berjeruji seribu, lengkap
Para peramal berkumpul menyatakan;
Melihat banyak tanda jasa ini :
‘ Ia akan memiliki banyak pengikut,
Semua lawannya akan ditaklukkannya.
Tanda roda ini jelas menunjukkan,
Jika ia tidak meninggalkan keduniawian,
Ia akan memutar Roda, dan memerintah dunia,
Para mulia akan menjadi pengikutnya,
Semua melayani di bawah kekuasaanya.
Tetapi jika Ia memilih kehidupan tanpa rumah,
Cenderungan meninggalkan ke duniawian, dan jelas
Terlihat – manusia dan dewa,
Asura, Sakka, Rakkhasa,
Gandhabba, Naga, Garuda,
Binatang buas berkaki empat juga akan melayaninya,
Tanpa tandingan, oleh para dewa dan manusia
Semuanya menghormatinya dalam segala kemuliaannya. ‘

“ Para Bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga …. Sang Tathagata, karena terlahir sebagai manusia, menolak melakukan pembunuhan dan menjauhinya, dan menggantung kan tongkat dan pedang, berdiam, dalam kebajikan dan belas kasihan, bersahabat dan simpati terhadap semua makhluk hidup dengan melakukan kamma itu, … terlahir kembali di alam bahagia … meninggal dunia di alam sana dan terlahir kembali di ala mini, Beliau memiliki tiga tanda Manusia Luar Biasa ini :
(3) Tumit-Nya menonjol, (4) Memiliki jari jemari tangan dan kaki yang panjang, dan (15) Tubuh-Nya tegak. “

“ Karena memiliki tanda-tanda ini, jika Beliau menjalani kehidupan rumah tangga, Beliau akan menjadi seorang raja pemutar roda… sebagai seorang raja, apakah keuntungannya ? Beliau berumur panjang, bertahan lama, mencapai usia yang sangat tua, dan seumur hidupnya, tidak ada musuh manusia yang mampu membunuhnya…Sebagai seorang Buddha, apakah keuntungannya ? Beliau berumur panjang… ; tidak ada musuh, apakah petapa atau Brahmana, dewa, mara atau Brahmana, atau siapa pun di dunia ini yang mampu membunuh-Nya. Ini adalah keuntungan sebagai seoranga Buddha. “ Ini adalah apa yanga dinyatakana oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Memahami ketakutan mereka akan kematian,
Ia menghindari pembunuhan makhluk-makhluk.
Kebajikan ini menghasilkan kelahiran di alam surga,
Di mana ia menikmati buah kebajikannya.
Kembali dari sana ke alam ini, ia memiliki
Dalam dirinya tiga tanda ini :
Tumitnya padat dan sangat panjang,
Bentuk tubuhnya tegak bagaikan Brahma,
Indah di lihat, dan anggota tubuh berbentuk sempurna,
Jemarinya lembut, halus dan panjang,
Dengan tiga tanda keagungan ini
Diketahui bahwa sang anak akan berumur panjang.
‘ Ia akan lama menjalani kehidupan rumah tangga
Lebih lama lagi ia menjalani kehidupan tanpa rumah
Melatih kekuatan-kekuatan mulia :
Demikianlah tiga tanda ini menunjukkan.’

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga… Sang Tathagata menjadi pemberi makanan-makanan berkualitas baik, enak dan lezat, keras dan lunak, dan minuman, dengan melakukan kamma itu,… terlahir kembali di alam bahagia … Meninggal dunia di alam sana dan terlahir kembali di alam ini, Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini : (16) Memiliki tujuh bagian yang menggembung, di kedua tangan, kedua kaki, kedua bahu dan (batang) tubuh-Nya.

‘ Karena memiliki tanda ini … sebagai seorang raja, apakah keuntungannya ? Beliau menerima makanan dan minuman berkualitas baik … Sebagai seorang Buddha, Belaiu mendapatkan keuntungan yang sama.
Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.
Mengenai hal ini, dikatakan ;
‘ Ia adalah pemberi makanan lezat dan minuman terbaik,
Kebajikan ini membawanya ke kelahiran di alam bahagia,
Dan dalam waktu lama, ia berdiam di Nandana.
Kembali ke alam manusia, ia memiliki
Tujuh tanda pada bagian-bagian tubuhnya yang menggembung,
Para Peramal berkumpul menyatakan:
‘ Ia akan menikmati makanan dan minuman berkualitas baik ;
Bukan hanya dalam kehidupan rumah tangga –
Karena walau pun ia meninggalkan keduniawian
Dan memotong belenggu kehidupan duniawi,
Ia tetap menerima makanan lezat ! ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga … Sang Tathagata dicintai karena empat dasar simpati, Kedermawanan, kata-kata yang menyenangkan, perbuatan yang bermanfaat, dan sikap tidak memihak, … kembali ke alam ini, Beliau memiliki dua tanda Manusia Luar Biasa ini :
(5) Memiliki tangan dan kaki yang lunak dan lembut, dan (6) Tangan dan kaki-Nya menyerupai jarring. “

“ Karena memiliki tanda-tanda ini …. Sebagai seorang raja, apakah keuntungannya ? Semua pengikutnya ramah terhadapnya : para perumah tangga Brahmana, para warga desa dan kota, penjaga harta, pengawal, penjaga pintu, … prajurit. Sebagai Buddha apakah keuntungannya ?
Semua pengikut-Nya ramah terhadap-Nya ; bhikkhu, bhikkhuni, umat-umat awam laki-laki dan perempuan, para dewa dan manusia, asura, naga,dan gandhabba.
Ini adalah keuntungan sebagai seorang Buddha. "
Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini dikatakan :

‘ Melalui tindakan memberi dan perbuatan perbuatan membantu,
Berkata-kata yang menyenangkan dan tidak memihak
Dalam pikiran, dalam hal memberikan manfaat kepada semua,
Saat kematian, ia pergi ke alam surga,
Ketika kembali ke alam ini dari sana,
Tangan dan kakinya lunak dan lembut,
Jemari kaki dan tangannya menyebar bagaikan jarring,
Ia terlihat sangat manis.
Demikianlah bayi itu memiliki.
“ Ia akan menjadi penguasa di antara manusia,
Dikelilingi oleh kelompok-kelompok yang setia.
Yang berkata-kata menyenangkan, hingga perbuatan-perbuatan baik diberikan.
Berbudi dan bijaksana dalam perilaku.
Tetapi jika kenikmatan indria ia tolak,
Seorang penakluk, ia akan mengajarkan sang jalan,
Dan, gembira mendengar kata-katanya,
Semua yang mendengar akan mengikutinya
Dalam jalan Dhamma yang besar dan kecil.’

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar