Check out the Latest Articles:

Sabtu, 16 April 2011

LAKKHANA SUTTA ; DIGAHA NIKAYA (2)

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga…. Sang Tathgata menjadi pembicara bagi orang-orang tentang kesejahteraan mereka, tentang Dhamma, menjelaskan ini kepada orang-orang dan menjadi penyokong kesejahteraan dan kebahagiaan bagi para makhluk, seorang pembabar Dhamma,… kembali ke alam ini beliau memiliki dua tanda Manusia Luar Biasa ini ;
(7) Pergelangan kaki-Nya agak lebih tinggi, dan (14) Bulu-bulu badannya tumbuh ke atas. “
“ Karena memiliki tanda-tanda ini … sebagai seorang raja, apakah keuntungannya ? Beliau menjadi pemimpin, terkemuka, tertinggi, termulia di antara kaum duniawi … Sebagai seorang Buddha, Beliau menjadi pemimpin, terkemuka, tertinggi, termulia di antara semua makhluk. “
Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Suatu ketika , ia berbicara tentang semua yang baik,
Membabarkan dengan suara keras kepada semua manusia,
Membawa berkah kepada semua makhluk,
Pembabar Dhamma yang murah hati,
Karena perbuatan demikian dan ucapan demikian,
Ia mendapatkan imbalan kelahiran di alam surga.
Kembali ke alam ini, ia memiliki dua tanda,
Tanda-tanda kebahagian tertinggi ;
Bulu badan yang bergelung ke atas,
Pergelangan kaki yang jauh di atas kaki,
Terbentuk di bawah daging dan kulit,
Berbentuk sempurna, dan indah.
‘ Jika ia menjalani kehidupan rumah tangga,
Ia akan menjadi yang terkaya,
Tidak ada yang lebih kaya darinya :
Karena ia menguasai seluruh Jambudipa.
Jika, dengan kekuatan terbesarnya, ia meninggalkan keduniawian,
Ia akan menjadi pemimpin di antara semua makhluk,
Tidak ada yang melebihinya :
Karena ia menguasai seluruh alam. ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga…. Sang Tathagata menjadi seorang ahli dalam berbagai keterampilan, ilmu pengetahuan, cara berperilaku, atau perbuatan : “ Apakah yang dapat Kupelajari dengan cepat dan Kuperoleh, latihan cepat, tanpa terasa lelah ? “ …. Kembali kea lam ini, Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini :
(8) Kaki-Nya menyerupai kaki rusa. “

“ Karena memiliki tanda ini … sebagai seorang raja, Beliau dengan cepat mendapatkan hal apa pun yang pantas bagi seorang penguasa, hal-hal yang berperan bagi seorang penguasa, menyenangkannya dan layak baginya. Demikian pula jika Beliau menjadi seorang Buddha. “
Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Keterampilan dan ilmu pengetahuan, cara berperilaku, dan perbuatan:
“ Biarkan aku mempelajarinya dengan mudah, “ ia berkata.
Keterampilan yang tidak mencelakai makhluk hidup,
Ia cepat belajar dengan sedikit usaha.
Dari perbuatan, keterampilan, dan sifat manis demikian,
Bagian-bagian tubuhnya akan menjadi indah.
Dengan indah bergelung.
Dari kulit yang lembut, kulitnya tumbuh.
Manusia itu berkaki seperti rusa:
Kekayaan, kata mereka, akan menjadi miliknya.
‘ Masing-masing helai bulu badannya membawa keberuntungan baginya,
Jika ia mempertahankan kehidupan rumah tangga.
Tetapi jika ia memilih meninggalkan keduniawian
Saat pelepasan dimulai,
Dengan mata yang jernih, segala sesuatu akan ia temukan dengan cepat
Yang sesuai dengan jalan mulia itu. ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga … Sang Tathagata hidup tanpa kemarahan, tidak pernah mengerutkan dahi, dan bahkan setelah banyak kata diucapkan, tidak ada kemarahan, atau kegusaran, atau kemurkaan, atau bersifat menyerang, tidak memperlihatkan ke marahan atau kebencian atau kekesalan, melainkan dalam kebiasaan memberikan selimut berkualitas baik dan lembut, pakaian, linen berkaulitas baik, katun, sutra dan benda-benda dari wol, … kembali ke alam ini, Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini :
(11) Kulit-Nya cerah, berwarna keemasan. “

“ Karena memiliki tanda ini … sebagai seorang raja, Beliau akan menerima benda-benda berkalitas baik,… demikian pula jika Beliau menjadi seorang Buddha.”
Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Mantap dalam belas kasihan, ia memberikan
Persembahan pakaian, yang baik dan halus.
Demikanlah ia memberikan dalam kehidupan-kehidupan lampau.
Bagaikan dewa hujan menurunkan hujan.
Kebaikan ini membawa kelahiran ulang di alam surga baginya.
Di mana ia bergembira dalam buah kebajikan,
Waktu berlalu, tubuhnya bagaikan emas tempaan berkualitas baik.
Lebih indah dari tubuh semua orang lain
Ia terlihat seperti dewa, seperti Indra yang agung.
‘ Jika ia menjalani kehidupan rumah tangga,
Ia akan memerintah dunia yang tidak bermoral ini,
Dan untuk apa yang ia lakukan, ia akan menerima
Pakaian dengan kualitas terbaik.
Dan jika ia memilih meninggalkan keduniawian,
Ia akan menerima hal yang sama
Buah kebajikan tidak akan hilang. “

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga … Sang tathagata mempertemu kan sanak-saudara, teman-teman, dan rekan-rekan yang telah lama terpisah, yang merindukan mereka, mempertemukan kembali ibu dengan anaknya dan anak dengan ibunya, ayah dengan anaknya, anak dengan ayahnya, kakak dengan adik dan adik dengan kakak, menyatukan mereka kembali dengan penuh gembira,… kembali ke alam ini, Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini :
(10) Alat kelamin-Nya terselubung. “

“ Karena memiliki tanda ini …. Sebagai seorang raja, Belaiu akan memiliki banyak putra, lebih dari seribu putra, pahlawa-pahlawan yang kuat, penghancur bala tentara musuh. Demikian pula jika Beliau menjadi seorang Buddha. “
Ini adalah apa yang dunyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Di hari-hari yang lampau, dalam kelahiran lampau,
Teman-teman dan sanak saudara yang telah lama terpisah,
Rekan-rekan juga, ia pertemukan,
Dengan demikian, menyatukan mereka dalam kegembiraan.
Kebaikan ini membawa kelahiran kembali di alam surga baginya.
Kebahagian dan kegembiraan adalah imbalannya.
Ketika kembali ke alam ini dari alam sana,
Alat kelaminnya terselubung.
“ Banyak anak akan ia miliki,
Lebih dari seribu putra akan menjadi miliknya,
Para pahlawan, para penakluk,
Dan anak-anak juga, kegembiraan seorang biasa.
Tetapi jika ia meninggalkan keduniawian, juga lebih banyak lagi
Anak-anak yang akan ia memiliki:
Mereka yang bergantung pada kata-katanya.
Dan demikianlah, meninggalkan keduniawian atau tidak, tanda ini
Meramalkan keuntungan demikian.’

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga … Sang Tathagata, mempertimbangkan kesejahteraan orang banyak, mengetahui sifat dari masing-masing orang, mengetahui setiap orang oleh diri-Nya sendiri, dan mengetahui bagaimana setiap orang berbeda: “ Orang ini layak mendapatkan ini, orang itu layak mendapatkan itu, “ demikianlah Ia membeda kan mereka, … kembali ke alam ini, Beliau memiliki dua tanda Manusia Luar Biasa ini :
(19) tubuh-Nya proporsional bagaikan pohon banyan, dan (9) Berdiri tanpa membungkuk, Beliau dapat menyentuh lutut-Nya dengan tangan-Nya. “

“ Karena memiliki tanda-tanda ini …. Sebagai seorang raja, ia akan menjadi kaya, memiliki banyak harta dan sumber penghasilan, memiliki gudang harta yang penuh dengan emas dan perak, segala jenis benda, dan lumbungnya penuh dengan jagung. Sebagai seorang Buddha, Beliau akan menjadi kaya, dan harta-Nya adalah keyakinan, moralitas, rasa malu, rasa takut, pembelajaran, pelepasan, dan kebijaksanaan. “ Ini adalah apa yang dinyatkan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan, :

Menimbang dengan seimbang, mencatat,
Mengutamakan keuntungan banyak orang,
Melihat: “ Orang ini layak mendapatkan ini,
Dan orang itu layak mendapatkan itu, “ ia menilai mereka.
Sekarang ia dapat berdiri tanpa membungkuk
Dan menyentuh lututnya dengan kedua tangan,
Dan lingkar serta tinggi badannya yang seperti pohon
Adalah buah dari perbuatan bermoral.
Mereka yang membaca tanda-tanda ini,
Ahli dalam pertanda demikian, menyatakan :
‘ Hal-hal yang sesuai untuk kehidupan rumah tangga
Sebagai seorang anak, ia akan mendapatkan berlimpah,
Banyak kekayaan duniawi sebagai raja dunia,
Yang layak bagi seorang duniawi, akan menjadi miliknya.
Tetapi jika ia meninggalkan kekayaan duniawi,
Ia akan mendapatkan kekayaan yang tidak terlampaui. ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga, Sang Tathagata …. Mengingin kan kesejahteraan banyak makhluk, keuntungan dan kenyamanan mereka, kebebasan dari belenggu, berpikir bagaimana mereka dapat meningkat dalam hal keyakinan, moralitas, pem- belajaran, pelepasan, dalam Dhamma, dalam kebijaksanaan, dalam kekayaan dan kekayaan dan kepemilikan, dalam hal binatang peliharaan berkaki dua dan berkaki empat, dalam hal istri, dalam hal anak-anak, dalam hal pelayanan, dalam hal pekerja dan pembantu, dalam hal sanak saudara, teman-teman, dan kenalan,… kembali ke alam ini, Beliau memiliki tiga tanda Manusia Luar Biasa ini:
(17) Bagian depan tubuh-Nya bagaikan bagian depan tubuh singa, (18) Tidak ada cekungan antara bahu-bahu-Nya, dan (20) Dada-Nya bundar. “

“ Karena memiliki tanda-tanda ini … sebagai seorang raja, ia tidak akan kehilangan apa pun, kekayaan dan kepemilikan, binatang peliharaan berkaki dua dan berkaki empat, istri, anak-anak, tidak kehilangan apa pun, ia akan berhasil dalam segala hal. Sebagai seorang Buddha, Beliau tidak akan berhasil dalam segala hal. “ Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan:

‘ Keyakinan, moralitas, pembelajaran, kebijaksanaan,
Pengendalian dan keadilan, banyak lagi hal-hal baik lainnya,
Kekayaan, kepemilikan, istri dan putra,
Unggas, saudara, teman-teman, rekan,
Kekuatan, penampilan menarik dan kebahagiaan:
Hal-hal ini yang ia harapkan untuk orang lain
Agar mereka miliki dan tidak kehilangan.
“ Maka, ia terlahir dengan bagian depan tubuhnya
menyerupai bagian depan seekor singa.
Tidak ada cekungan di punggung, dan bulat penuh di bagian depan.
Melalui timbunan kamma masa lampau,
Dengan tanda lahir demikian, semua kehilangan terhindarkan,
Dalam kehidupan rumah tangga, ia kaya dalam harta benda,
Dalam istri dan anak-anak dan binatang berkaki empat,
Atau jika ia meninggalkan keduniawian, tidak memiliki apa-apa,
Penerangan Sempurna yang tertinggi adalah miliknya,
Di mana ia tidak akan gagal memasukinya. “

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga, Sang Tathagata… adalah seorang yang menghindari dari melukai makhluk-makhluk dengan tangan, batu, tongkat, atau pedang,… kembali ke alam ini, Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini : (21) Memiliki indria pengecap yang sempurna. Apa pun yang ia sentuh dengan ujung lidah-Nya, Beliau merasakan-nya di tenggorokan-Nya, dan rasa itu menyebar ke segala bagian tubuh. “

“ Karena memiliki tanda ini… sebagai seorang raja, Beliau hanya mengalami sedikit kesusahan atau penyakit, pencernaannya baik, tidak merasa kedinginan atau kepanasan. Demikian pula jika Beliau menjadi Buddha, Belaiu juga mantap dan tabah berusaha. “
Ini adalah apa yamg dinyatakan Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Tidak mencelakai siapa pun dengan tangan, tongkat, batu,
Tidak menyebabkan kematian dengan menggunakan pedang,
Tidak melukai, tidak mengancam siapa pun dengan belenggu,
Dengan kelahiran bahagia, ia mendapatkan buah
Dari perbuatan baik ini, dan kemudian terlahir kembali,
Membangun pangkal lidah/ kecapannya, dan berfungsi baik,
Mereka memahami tanda-tanda menyatakan :
‘ Ia akan sangat bahagia sebagai seorang umat awam atau
Sebagai pengembara ; Itu adalah arti dari tanda ini. “
se
“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga, Sang tathagata … terbiasa menatap orang-orang tanpa curiga, tidak menatap sembunyi-sembaunyi atau melirik, tetapi menatap langsung, terbuka dan lrus, dan dengan tatapan lembut,… kembali ke alam ini, Beliau memiliki dua tanda Manusia Luar Biasa ini :
(29) Mata-Nya biru dlam dan (30) Bulu mata-Nya menyerupai bulu mata sapi. “
“ Karena memiliki tanda-tanda ini … sebagai seorang raja , orang-orang biasa akan menatap-Nya dengan penuh cinta kasih, Belaiu akan dikenal dan disayang oleh para perumah tangga Brahmana, para penduduk desa dan kota, para penjaga harta, pengawal, penjaga pintu, …prajurit.
Sebagai seorang Buddha, Beliau akan dikenal dan disayngi oleh para bhikkhu, bhikkhuni, umat-umat awam laki-laki dan perempuan, para dewa dan manusia, asura, naga, gandhabba. “
Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Tidak menatap curiga, sembunyi-sembunyi, atau melirik,
Ia menatap orang-orang langsung dan terbuka
Dengan terus terang dan dengan tatapan lembut.
Ia terlahir kembali di alam bahagia, di sana ia
Menikmati buah perbuatan baiknya.
Terlahir kembali di alam ini, bulu matanya
Seperti bulu mata sapi, matanya biru.
Mereka yang mengetahui tanda-tanda ini menyatakan :
“ Seorang anak dengan mata demikian baik, akan menjadi seorang
Yang di perhatikan dengan kegembiraan,
Jika ia menjadi orang biasa,
Ia akan menyenangkan pandangan semua orang,
Jika ia menjadi petapa, maka ia akan disayang sebagai
Penghalau kesengsaraan pengikutnya. ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga, Sang Tathagata … menjadi yang terdepan dalam hal perilaku yang bermanfaat, seorang pemimpin dalam hal perbuatan benar dalam jasmani, ucapan, dan pikiran, dalm kedermawanan, perbuatan moral, pelaksanaan Uposatha, dalam menghormati ayah dan ibu, para petapa dan Brahmana, dan pemimpin suku, dan dalam berbagai aktivitas yang pantas,…. Kembali ke alam ini, Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini :
(32) Kepala-Nya menyerupai serban kerajaan. “

“ Karena memiliki tanda ini … sebagai seorang raja, Beliau akan mendapatkan kesetiaan dari perumah tangga Brahmana, para penduduk … Sebagai seorang Buddha, Beliau akan mendapatkan kesetiaan dari para bhikkhu, bhikkhuni,…” Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Ia menjalani perilaku benar,
Kemudian bersungguh-sungguh dalam hidup yang benar.
Dengan demikian orang-orang setia kepadanya,
Dan imbalan surga menjadi miliknya.
Dan setelah imbalan itu berakhir,
Ia muncul kembali dengan kepala yang menyerupai serban.
Mereka yang mengetahui tanda-tanda ini menyatakan :
“ Ia akan menjadi yang terdepan di antara manusia,
Semua orang akan melayani dalam kehidupan ini
Seperti halnya dalam kehidupan lampaunya,
Jika ia menjadi seorang mulia yang kaya,
Ia akan mendapatkan pelayanan dari pengikutnya,
Tetapi jika ia meninggalkan keduniawian manusia
Ajaran ini akan menjadi Guru,
Dan semua orang akan berkumpul mendengarkan
Ajaran yang hendak ia babarkan.” ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan masa lampau yang mana pun juga, Sang Tathagata …. Menolak ucapan salah, meninggalkan kebohongan, dan menjadi pembicara kebenaran, … kembali ke alam ini, Beliau memiliki dua tanda Manusia Luar Biasa ini : (13) Bulu-bulu badan-Nya terpisah, satu untuk masing-masing pori-pori, dan (31) Rambut di antara alis mata-Nya berwarna putih dan lembut seperti kapas. “

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Menepati janjinya dalam kelahiran lampaunya,
Berkata-kata tulus, ia menghindari semua kebohongan,
Tidak pernah mengingkari janjinya kepada siapa pun,
Ia gembira karena kebenaran dan kejujuran.
Putih dan cerah dan lembut bagaikan bulu halus burung
Rambutnya muncul di antara alisnya,
Dan dari satu pori-pori tidak ada dua helai tumbuh,
Tetapi masing-masing terpisah satu sama lain muncul.
Para peramal berkumpul menyatakan ;
“ Dengan tanda demikian, di antara alisnya,
Dan bulu badan demikian, ia akan ditaati
Oleh semua, dan jika ia tetap menjadi seorang biasa,
Mereka akan menghormatinya atas perbuatan-
Perbuatan lampaunya ;
Jika ia meninggalkan keduniawian, tidak memiliki apa-apa,
Sebagai Buddha, mereka akan memujanya.“ ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga, Sang Tathagata … menolak fitnah, menghindarinya, tidak mengulangi di sana apa yang telah ia dengar di sini untuk merugikan orang-orang di sini, atau mengulangi di sini apa yang telah ia dengar di sana untuk merugikan orang-orang di sana …
Dengan demikian, Beliau adalah pendamai bagi mereka yang berselisih dan seorang pendorong kedamaian bagi mereka yang rukun, memuji kedamaian, menyukai kedamaian, bergembira dalam kedamaian, seseorang yang berbicara demi kedamaian, kembali ke alam ini, Beliau memiliki dua tanda Manusia Luar Biasa ini :
(23) Memiliki empat puluh gigi, dan (25) Tidak ada celah antara gigi-Nya.”

“ Karena memiliki tanda-tanda ini… sebagai seorang raja, para pengikutnya : para perumah tangga Brahmana, para penduduk … tidak akan terpecah belah. Demikian pula, sebagai seorang Buddha, para pengikut-Nya: para bhikkhu, bhikkhuni,… tidak akan terpecah belah. “ Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan ;

‘ Ia bukan pembicara kata-kata jahat
Yang menyebabkan pertikaian atau menambahnya,
Memperpanjang perselisihan dan kebencian,
Yang mengarah kepada akhir dari persahabatan.
Apa yang ia ucapkan adalah semuanya demi kedamaian,
Dan menyambung kembali hubungan yang terputus,
Kekuatannya ia gunakan untuk mengakhiri semua perselisihan.
Kerukunan adalah kegembiraannya.
Di alam bahagia ia terlahir kembali, di sana ia,
Menikmati buah perbuatan baiknya.
Kembali ke alam ini, giginya tumbuh rapat,
Empat puluh gigi, kokoh.
Jika menjadi seorang mulia kaya, Pengikutnya ramah.
Jika ia menjadi seorang petapa, bebas dari noda,
Kelompok para pengikutnya akan bersatu.

" Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga, Sang Tathagata… menolak ucapan kasar, menghindarinya, mengatakan apa yang tidak tercela, indah di telinga, menarik, mencapai ke hati, sopan, menyenangkan, dan menarik perhatian banyak orang, kembali ke alam ini memiliki dua tanda Manusia Luar Biasa :
(27) Lidah-Nya sangat panjang, dan (28) Memiliki suara menyerupai Brahma, seperti burung karavika. “

“ Karena memiliki tanda-tanda ini … sebagai seorang raja, Beliau memiliki suara yang menyakinkan, semua … para perumah tangga Brahmana, para penduduk, .. akan menerima kata-katanya dalam hati. Sebagai seorang Buddha, juga, Belaiu memiliki suara yang menyakinkan: semua… para bhikkhu, bhikkhuni, … akan menerima kata-kata-Nya dalam hati. “
Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan ;

‘ Ia tidak pernah memaki,
Kasar dan menyakitkan, melukai pengikutnya,
Suaranya lembut, menyenangkan, dan manis,
Menarik hati para pengikutnya dan indah di telinga mereka.
Di alam bahagia ia terlahir kembali, di sana ia
Menikmati buah perbuatan baiknya.
Setelah menikmati imbalan ini,
Dengan memiliki suara- Brahma, ia terlahir kembali di alam ini.
Ia kembali, dengan lidah yang panjang.
“ Dan apa yang di katakana akan di perhatikan.
Jika menjadi seorang biasa, ia akan memiliki banyak kemakmuran.
Tetapi jika orang ini meninggalkan keduniawian,
Pengikutnya akan menerima kata-katanya dalam hati,
Dan menyimpannya dalam ingatan, semua yang ia katakan. “

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau mana pun juga, Sang Tathagata …. Menolak pembicaraan yang tidak bertujuan, berbicara pada waktu yang tepat, apa yang benar dan langsung pada intinya, tentang Dhamma dan disiplin, dan apa yang bermanfaat,… kembali ke alam ini , Beliau memiliki tanda Manusia Luar Biasa ini :
(22) Rahang-Nya seperti rahang singa. “

“ Karena memiliki tanda ini ,… sebagai seorang raja, Beliau tidak dapat dikalahkan oleh musuh manusia atau lawan mana pun, Sebagai seorang Buddha, Beliau tidak dapat dikalahkan oleh musuh atau kejahatan, baik dari dalam maupun dari luar, oleh nafsu, kebencian, atau kebodohan, oleh petapa atau Brahmana mana pun, dewa, mara, Brahma, atau apa pun di dunia ini. “ Ini adlah yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :

‘ Tidak ada pembicaraan tak bertujuan
Atau yang tidak masuk akal,
Buah pemusatan pikiran menjadi miliknya.
Hal-hal yang menyakiti, ia singkirkan,
Hanya membicarakan semua kebaikan orang.
Dan dengan demikian, saat kematian, ia pergi ke surga
Untuk mengecap buah perbuatan baiknya.
Kembali ke ala mini sekali lagi, Rahangnya menyerupai
Rahang raja semua binatang berkaki empat
‘ Ia akan menjadi raja yang tidak terkalahkan,
Raja para manusia, berkekuatan besar,
Seperti raja di tiga alam surga,
Seperti yang tertinggi di antara para dewa,
Gandhabba, Sakka, Asura
Akan dengan sia-sia menjatuhkannya.
Sebagai seorang biasa, ia juga akan menjadi seperti demikian,
Diseluruh empat penjuru dunia.” ‘

“ Para bhikkhu, dalam kehidupan lampau yang mana pun juga, Sang Tathagata ,… menolak penghidupan salah, hidup hanya dengan penghidupan benar, menolak kecurangan dengan timbangan dan takaran palsu, menolak suap dan korupsi, menolak ketidakjujuran dan kemunafikan, menolak melukai, membunuh, mengurung, perampokan, dan mengambil barang-barang dengan paksa. Kembali ke alam ini, Beliau memiliki dua tanda Manusia Luar Biasa ini :
(24) Gigi-Nya rata, dan (26) Gigi taring-Nya putih cemerlang. “

“ Karena memiliki tanda ini, jika Beliau mempertahankan kehidupan rumah tangga, Beliau akan menjadi seorang raja pemutar roda…. Sebagai seorang raja, para pengikutnya,… para perumah tangga Brahmana, …akan menjadi murni. “

“ Tetapi jika ia meninggalkan kehidupan rumah tangga untuk menjalani kehidupan tanpa rumah,… sebagai seorang Buddha, para pengikut-Nya,… para bhikkhu, bhikkhuni,… akan menjadi murni. “ Ini adalah apa yang dinyatakan oleh Sang Bhagava.

Mengenai hal ini, dikatakan :
‘ Penghidupan salah, ia tinggalkan
Dan mengambil jalan yang benar dan murni,
Hal-hal yang mencelakakan, ia singkirkan,
Bekerja hanya demi kebaikan orang banyak.
Surga memberikan imbalan manis kepadanya
Atas perbuatan yang telah ia lakukan,
Yang menghasilkan pujian
Dari mereka yang bijaksana dan terampil:
Ia berbagi semua sukacita dan kegembiraan
Bagaikan raja tiga surga.
Dari sana terlahir kembali di alam manusia,
Sebagai sisa dari buah kebajikan,
Ia mendapatkan gigi yang rata,
Murni dan cemerlang pula.
Para peramal berkumpul menyatakan
‘ Ia akan menjadi yang paling bijaksana di antara manusia,
Dan memiliki pengikut yang murni,
Yang giginya rata terlihat seperti bulu sayap burung,
Sebagai raja, para pelayannya yang murni akan
Tunduk pada perintahnya, raja mereka tanpa paksa,
Mereka akan bekerja demi kegembiraan dan kesejahteraan umum
Tetapi jika ia berdiam, sebagai seorang pengembara,
Bebas dari kejahatan, semua nafsu ditaklukkan,
Menarik terbuka selubung.
Dengan kesakitan dan keletihan semua lenyap,
Ia akan melihat alam ini dan alam berikutnya,
Dan di sana orang-orang biasa dan yang meninggalkan
Keduniawian berkumpul untuk menyingkirkan,
Seperti yang ia ajarkan,
Hal-hal kotor, hal-hal jahat yang ia cela
Demikianlah para pengikutnya menjadi murni,
Karena ia mencabut keluar dari hati mereka
Kondisi-kondisi jahat dan kotor. “’

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar